Selasa, 03 Desember 2019

Petani Hidroponik Surabaya oleh Mehdi Reza

Petani Hidroponik Surabaya oleh Mehdi Reza
Kuliah Tamu Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura

Kebun Hodroponik milik pak Mehdi sudah berdiri sejak tahun 2014. Dimana saat itu pertanian hodroponik masih asing ditelinga masyarakat Indonesia. Bahkan perkataan miring dari tetangga kerap ia dapatkan. Dengan keuletan dan kerja kerasnya Mehdi Reza kini menjadi supplier sayur di hotel dan restoran di Kota Surabaya dan sekitarnya.  Mehdi menjual sayurnya secara online, tetapi kadang ada pembeli yang langsung datang ke kebun dan melakukan panen sendiri.
Awalnya ia menjual mobil sebagai modal bisnisnya dalam bertani hidroponik. Setelah sebelumnya bisnis yang ia jalankan bangkrut. Background Mehdi Reza yang merupakan sarjana ekonomi membuatnya harus banyak belajar tentang pertanian secara otodidak. Kebun yang hanya beberapa meter di samping rumahnya kini luasnya sudah puluhan hektar yang tersebar di beberapa titik dalam Kota Surabaya. Ia mengklaim kebun sayur hidroponik miliknya membantu kota surabaya dalam menurunkan suhu rata rata di kota pahlawan tersebut.
Selain menggunakan pupuk berkualitas, salah satu rahasia kebun sayur hidroponik milik Mehdi dapat tumbuh subur adalah dengan memasang AC di tandon tempat penyimpanan air. Hal ini dilakukan lantaran suhu di Kota Surabaya yang panas dan tidak cocok untuk beberapa jenis sayuran. Dengan memasang Ac di tandon tempat penyimpanan air dapat membuat air yang dialirkan ke pipa hidroponik menjadi dingin dan cocok untuk pertumbuhan sayuran. Selain itu sayur yang ditananam harus diletakkan tepat dibawah sinar matahari agar dapat tumbuh secara maksimal.

Kebun Hidroponik milik Mehdi Reza sering digunakan sebagai empat pembelajaran dan pengunjung wajib selfie agar memudahkan pemasaran ucap pak mehdi. Meski bisa saja calon pesaing bisnisnya datang dari mahasiwa ataupun orang yang dulunya menjadi pendengarnya dalam seminar, Mehdi tidak ambil pusing. Selain rezeki sudah ada yang mengatur, dengan memberikan materi saat seminar Mehdi menjadi tau calon mahasiswa yang berpotensi menjadi saingannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Peluang Usaha di Kala Pandemi yang Peduli dengan Petani

  Ide usaha yang dipilih oleh kelompok 7 yaitu produk berupa jamu herbal seperti temulawak, jahe, kunyit, kencur, dan sirih pinang dalam ...