Petani Hidroponik Surabaya oleh Mehdi Reza
Kuliah Tamu Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian
Universitas Trunojoyo Madura
Kebun Hodroponik milik pak Mehdi sudah berdiri
sejak tahun 2014. Dimana saat itu pertanian hodroponik masih asing ditelinga
masyarakat Indonesia. Bahkan perkataan miring dari tetangga kerap ia dapatkan.
Dengan keuletan dan kerja kerasnya Mehdi Reza kini menjadi supplier sayur di
hotel dan restoran di Kota Surabaya dan sekitarnya. Mehdi menjual
sayurnya secara online, tetapi kadang ada pembeli yang langsung datang ke kebun
dan melakukan panen sendiri.
Awalnya ia menjual mobil sebagai modal
bisnisnya dalam bertani hidroponik. Setelah sebelumnya bisnis yang ia jalankan
bangkrut. Background Mehdi Reza yang merupakan sarjana ekonomi membuatnya harus
banyak belajar tentang pertanian secara otodidak. Kebun yang hanya beberapa
meter di samping rumahnya kini luasnya sudah puluhan hektar yang tersebar di
beberapa titik dalam Kota Surabaya. Ia mengklaim kebun sayur hidroponik
miliknya membantu kota surabaya dalam menurunkan suhu rata rata di kota
pahlawan tersebut.
Selain menggunakan pupuk berkualitas, salah
satu rahasia kebun sayur hidroponik milik Mehdi dapat tumbuh subur adalah
dengan memasang AC di tandon tempat penyimpanan air. Hal ini dilakukan lantaran
suhu di Kota Surabaya yang panas dan tidak cocok untuk beberapa jenis sayuran.
Dengan memasang Ac di tandon tempat penyimpanan air dapat membuat air yang
dialirkan ke pipa hidroponik menjadi dingin dan cocok untuk pertumbuhan
sayuran. Selain itu sayur yang ditananam harus diletakkan tepat dibawah sinar
matahari agar dapat tumbuh secara maksimal.
Kebun Hidroponik milik Mehdi Reza sering digunakan sebagai empat pembelajaran dan pengunjung wajib selfie agar memudahkan pemasaran ucap pak mehdi. Meski bisa saja calon pesaing bisnisnya datang dari mahasiwa ataupun orang yang dulunya menjadi pendengarnya dalam seminar, Mehdi tidak ambil pusing. Selain rezeki sudah ada yang mengatur, dengan memberikan materi saat seminar Mehdi menjadi tau calon mahasiswa yang berpotensi menjadi saingannya.
Kebun Hidroponik milik Mehdi Reza sering digunakan sebagai empat pembelajaran dan pengunjung wajib selfie agar memudahkan pemasaran ucap pak mehdi. Meski bisa saja calon pesaing bisnisnya datang dari mahasiwa ataupun orang yang dulunya menjadi pendengarnya dalam seminar, Mehdi tidak ambil pusing. Selain rezeki sudah ada yang mengatur, dengan memberikan materi saat seminar Mehdi menjadi tau calon mahasiswa yang berpotensi menjadi saingannya.